Jendela rumah sakit

Jendela rumah sakit

Jendela rumah sakit – Dua orang pria, keduanya menderita sakit kerasm sedang di rawat di sebuah kamar rumah sakit, seorang di antaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk di tempat tidur selam satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru parunya kebetulan, tempat tidurnya berada di sisi jemndela satu satunya yang ada di kamar itu

Jendela rumah sakit

Sedangkan pria yang lain harus berbaring lurus di atas punggungnya, Setiap hari merekan saling bercakap cakap selama berjam jam mereka, membicarakan istri dan keluarga, rumah, pekerjaan, keterlibatan mereka di ketentaraan, dan tempat tempat yang pernahmereka kunjungi selam aliburan, BBC

Setiap sore, ketika pria yang tempat tidurnya berada dekat jendela di perbolehkan untuk dudu ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya, selama satu jam itulah,pria ke dua merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semua kegiatan dan warna warna indag yang ada di luar sana.

“Diluar jendla, tampak sebuah taman dengan kolam yang indag, itik, dan angsa berenang renang cantik, sedangkan anak anak bermain dengan perahu perahu mainan, beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang di penuhi dengan berbagai macam bunga berwarnakan pelangi, sebuah pohon tua besar menghiadai taman itu, jauh si atas sana terlihat kaki langit kota yang mempesona suatu senja yang indah”

Pria pertama itu menceritakan keadaan di luar jenela dengan detail, sedangkan pria yang lain berbaring memejamkan mata membayangkan semua keindahan pemandangan itu, perasaanya menjadi lebig tenang dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu, semangat hidupnya menjadi lebih kuat percaya dirinya bertambah.

Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk di dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas, meski pria yang kedua tidak dapat mendengar suara parade itu, namun ia dapat melihat melalui pandangan pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata kata yang indah, begitulah seterusnya dari hari kehari dan satu minggu pun berlalu.

Suatu pagi perawat datang membawa baskom berisi air hangat untuk mandi, ia mendapati ternyata pria yang berbaring di dekat jendel itu meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya, perawat inu menjadi sedih lalu memanggil perawat lain untuk memindahkan nya ke ruang jenazah, kemudian pria yang kedua meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu, perawat ini menuruti kemauannya dengan senang hati dan mempersiapkan segala sesuatunya ketika semua selesai ia meninggalkan pria tadi seorang diri di dalam kamar,

Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu, betapa senangnya, akhirnya ia bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu, hatinya tegang, perlahan ia menjengukkan kepalanya ke jendela di samping tempat tidurnya, apa yang di lihatnya?? ternyata jendela itu menghadap ke sebuah tembok kosong..

Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolaholah melihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balik jendela itu, perawat itu menjawab bahwa sesungguhnya pria tadi adalah seorang yang buta bahkan tidak bisa melihat tembok sekalipun

” barangkali ia ingin memberimu semangat hidup ” kata perawat itu

Renungan”
kita percaya, setiap kata selalu bermakna bagi setiap orang yang mendengarnya, setiap kata adalah layaknya pemicu yang mampu menelisik sisi terdalam hati manusia, dan membuat kita melakkan sesuatu, kata kata akan selalu memacu kita untuk menggerakkan setiap anggota tubuh kita, dalam berfikir, dan bertindak, kita percaya dalam kata kata tersimpan kekuatan yang sangat kuat, dan kita telah sama sama melihatnya dalam cerita tasi, kekuatan kata kata akan selalu hadir pada diri lita yang percaya.

kita percaya kata kata yang santun, sopan, penuh dengan motivasi, bernilai dukungan, memberikan kontribusi positif dalam setiap langkah manusia, ujaran ujaran yang bersemangattutur kata yang membangun selali menghadirkan sisi terbaik dalam hidup kita, ada hal hal yang mempesona saat kita mampu memberikan kebahagiaan kepada orang lain, menyampaikan keburukan, sebanding dengan setengah kemuraman namun menyampaikan kebaikan akan melipatgandakan kebahagiaan Ceme Online itu sendiri.

Author: HoneyLemon

Share This Post On